16 November 2012

NABI-NABI PALSU (PART 1)


By. Pdt. Budi Asali, M. Div

Bahan PA GKIN “REVIVAL” (14 Maret 2012)

 

 

Pendahuluan.


Jaman sekarang banyak barang palsu, mulai uang, perhiasan, onderdil mobil / sepeda motor, sampai air aqua dan telur asin! Tetapi lebih berbahaya dari hal-hal itu adalah nabi-nabi palsu, dengan ajaran-ajaran palsu dan gereja-gereja palsu dan mujijat-mujijat palsu mereka!

I) NABI PALSU ITU BETUL-BETUL ADA DAN BANYAK JUMLAHNYA.


1)   Nabi-nabi palsu itu betul-betul ada!

Mat 7:15 - “‘Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas”.

Mat 24:11,24 - “(11) Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. ... (24) Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga”.

Tidak ada yang lebih berbahaya dari pada orang Kristen yang mempercayai seadanya pendeta / penginjil! Ini adalah sikap yang paling tolol, dan paling memungkinkan saudara untuk disesatkan! Ini sama dengan orang yang mempercayai seadanya uang sebagai uang asli, dan seadanya perhiasan sebagai asli, dan sebagainya. Mereka yang paling mudah tertipu dan mendapat barang palsu!

2)   Nabi-nabi palsu ini asal usulnya dari setan!

Setan adalah pendusta / penipu, dan ia memalsukan apapun yang dari Tuhan. Karena Tuhan punya Yesus yang asli, Roh yang asli (Roh Kudus), Injil yang asli, maka setan memunculkan Yesus yang lain / berbeda, roh yang lain / berbeda, dan Injil yang lain / berbeda.

Gal 1:6-9 - “(6) Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, (7) yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. (8) Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. (9) Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia”.

2Kor 11:4 - “Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima”.

Juga karena Tuhan punya orang kristen yang sejati, maka setan memunculkan orang-orang kristen KTP.

Mat 13:24-26,37-39 - “(24) Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kataNya: ‘Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya. (25) Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi. (26) Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu. .... (37) Ia menjawab, kataNya: ‘Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia; (38) ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat. (39) Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis. Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat”.

Jadi, siapa yang memasukkan orang kristen KTP ke dalam Gereja? Jelas setan! Dan orang kristen KTP itu disusupkan ke segala lapisan dalam gereja, mulai anak Sekolah Minggu sampai pekerja-pekerja gereja, pelayan-pelayan gereja, pendeta-pendeta, penginjil-penginjil, nabi, rasul, dan bahkan Mesias / Kristus!

Bahwa semua ini merupakan pekerjaan setan terlihat dari ayat-ayat di bawah ini:

·         1Raja 22:19-23 - “(19) Kata Mikha: ‘Sebab itu dengarkanlah firman TUHAN. Aku telah melihat TUHAN sedang duduk di atas takhtaNya dan segenap tentara sorga berdiri di dekatNya, di sebelah kananNya dan di sebelah kiriNya. (20) Dan TUHAN berfirman: Siapakah yang akan membujuk Ahab untuk maju berperang, supaya ia tewas di Ramot-Gilead? Maka yang seorang berkata begini, yang lain berkata begitu. (21) Kemudian tampillah suatu roh, lalu berdiri di hadapan TUHAN. Ia berkata: Aku ini akan membujuknya. TUHAN bertanya kepadanya: Dengan apa? (22) Jawabnya: Aku akan keluar dan menjadi roh dusta dalam mulut semua nabinya. Ia berfirman: Biarlah engkau membujuknya, dan engkau akan berhasil pula. Keluarlah dan perbuatlah demikian! (23) Karena itu, sesungguhnya TUHAN telah menaruh roh dusta ke dalam mulut semua nabimu ini, sebab TUHAN telah menetapkan untuk menimpakan malapetaka kepadamu.’”.
·     2 Tes 2:9-12 - “(9) Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, (10) dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka. (11) Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta, (12) supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan”.
·         2Kor 11:13-15 - “(13) Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. (14) Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. (15) Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka”.

Setan sering digambarkan sebagai singa, ular, dan di sini sebagai malaikat terang. Sebagai singa, ia menakutkan / membahayakan karena kekuatannya. Sebagai ular ia membahayakan karena kecerdikannya. Dan sebagai malaikat terang, ia berbahaya karena ia berbicara / menyesatkan atas nama agama, seakan-akan dari Tuhan!

·         Wah 13:1-18 - “(1) Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat. (2) Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar. (3) Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu. (4) Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: ‘Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?’ (5) Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya. (6) Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat namaNya dan kemah kediamanNya dan semua mereka yang diam di sorga. (7) Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa. (8) Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih. (9) Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! (10) Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus. (11) Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga. (12) Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh. (13) Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang. (14) Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu. (15) Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh. (16) Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, (17) dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. (18) Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam”.

3)   Nabi-nabi palsu ini sangat berbahaya!

Mat 7:15 - “‘Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas”.

Asal usul yang dari setan sudah menjamin bahwa nabi-nabi palsu ini berbahaya! Tetapi, disamping itu ayat di atas ini menunjukkan bahayanya mereka, dan ini bisa terlihat dari:

a)   Kata ‘Waspadalah’.

Kalau mereka tidak berbahaya, tentu Yesus tidak akan mengatakan ‘waspadalah’!

Bahwa kita diperintahkan untuk waspada terhadap mereka, jelas menunjukkan bahwa mereka itu berbahaya, bahkan sangat berbahaya!

Dan sikap yang menerima seadanya pendeta sebagai pendeta, dan seadanya gereja sebagai gereja, jelas bukan sikap waspada!

b)   Mereka digambarkan sebagai ‘serigala’, bahkan ‘serigala yang buas’.

Sedangkan orang Kristen digambarkan sebagai ‘domba’. Serigala jelas merupakan seekor binatang yang berbahaya bagi seekor domba.

c)   Mereka ‘menyamar sebagai domba’ (ay 15).

NASB/NIV: ‘come to you in sheep’s clothing’ (= datang kepadamu dalam pakaian domba).

Jadi, serigala itu mendatangi / mendekati domba dengan pakaian / kulit domba. Mereka cuma pakaian / kulitnya saja yang kristen, tetapi dalamnya tidak! Serigala biasa sudah berbahaya, tetapi serigala yang menyamar sebagai domba, jauh lebih berbahaya lagi! Tidak ada musuh yang lebih berbahaya dari musuh yang ada dalam selimut!

d)   Mereka disebut sebagai ‘nabi-nabi palsu’ (ay 15).

Jadi, serigala-serigala itu bukan menyamar sebagai orang-orang Kristen biasa, tetapi sebagai ‘nabi’.

1.   Nabi adalah orang yang mempunyai kedudukan tinggi.

Jadi, mereka menyamar sebagai orang yang punya kedudukan tinggi seperti Majelis, Pengurus komisi dan sebagainya.

2.   Nabi adalah orang yang memberitakan Firman Tuhan.

Jadi, mereka menyamar sebagai orang yang memberitakan Firman Tuhan seperti Pendeta, Penginjil, dosen sekolah theologia, guru Sekolah Minggu, guru agama, penginjil pribadi (dalam kasus Saksi Yehuwa), dan sebagainya. Ini yang membuat mereka sangat berbahaya.

Dengan pengajaran mereka yang sesat mereka menyesatkan banyak orang. Makin pandai mereka dan makin hebat mereka dalam pemberitaan Firman Tuhan, maka makin berbahaya mereka. Karena itu orang-orang seperti Jusuf Roni, Bambang Noorsena dsb, sangat berbahaya!

4)   Dari dulu sudah ada / banyak nabi-nabi palsu, tetapi makin mendekati akhir jaman / kedatangan Kristus yang kedua-kalinya, maka nabi-nabi palsu ini akan makin lama makin banyak!

1Yoh 2:18 - “Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir”.

1Yoh 4:1-3 - “(1) Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. (2) Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, (3) dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.

2Yoh 7 - “Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus”.

Mat 24:24 - “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga”.

2Tes 2:3-12 - “(3) Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, (4) yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah. (5) Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu? (6) Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. (7) Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, (8) pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulutNya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali. (9) Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, (10) dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka. (11) Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta, (12) supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan”.

II) CIRI-CIRI DARI NABI PALSU / PENGAJAR SESAT.


Jangan bayangkan bahwa nabi-nabi palsu ini datang dalam bentuk seseorang yang menyeramkan, membunuhi orang, merampok, memukuli orang Kristen dan sebagainya! Ingat bahwa ia datang dengan menyamar seperti domba, atau mengenakan pakaian kulit domba. Jadi, dari luar ia terlihat seperti pendeta sungguh-sungguh, lulusan sekolah theologia, dan mungkin saja ia sabar, ramah, kelihatan rendah hati, lemah lembut dsb! Awas, itu semua tidak menjamin apapun!

Lalu, apa ciri-ciri dari nabi-nabi palsu?

1)   Buah yang tidak baik.

Mat 7:15-20 - “(15) ‘Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. (16) Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? (17) Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. (18) Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. (19) Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. (20) Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.

Dikatakan di sini bahwa dari buahnya kita bisa mengenal mereka / nabi-nabi palsu itu. Tetapi apa artinya ‘buah’? Ada yang mengartikan ‘ajaran’, ada pula yang mengatakan ‘pengaruh ajaran’, ada lagi yang mengatakan ‘kehidupan’. Yang mana benar? Mari kita membandingkan text ini dengan Mat 3:8-10 dan Mat 12:33-37.

Mat 3:8-10 - “(8) Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. (9) Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! (10) Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api”.

Mat 12:33-37 - “(33) Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal. (34) Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati. (35) Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. (36) Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. (37) Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.’”.

Perhatikan bahwa ketiga bagian ini mengandung ayat-ayat yang mirip / sama. Jadi, arti ‘buah’ dalam ketiga bagian ini pasti sama, dan jelas bahwa artinya adalah ‘kehidupan’. Arti ini cocok dengan kontext. Bdk. Mat 7:21-23 yang menunjukkan kehidupan yang jahat dari nabi palsu.

Mat 7:22-23 - “(22) Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi namaMu, dan mengusir setan demi namaMu, dan mengadakan banyak mujizat demi namaMu juga? (23) Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari padaKu, kamu sekalian pembuat kejahatan!’”.

Jadi, ciri nabi palsu adalah hidup yang jahat. Tetapi lagi-lagi mereka bukan hidup jahat dalam arti membunuhi orang, merampok, mencuri, memperkosa, menjual narkoba, dan sebagainya. Biasanya kehidupan jahat mereka tidak mudah terlihat.
Contoh:

a)   Motivasi yang salah, misalnya mencari kemuliaan diri sendiri.

Yoh 7:18 - “Barangsiapa berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barangsiapa mencari hormat bagi Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya”.

Bdk. Yoh 3:30 - “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil”.

Ini sesuatu yang sukar terlihat tetapi kadang-kadang bisa terlihat dengan jelas!

Contoh: Pendeta yang melarang jemaatnya untuk berbakti di gereja lain atau memberi persembahan kepada gereja lain atau melayani di gereja lain, sekalipun gereja lain itu tidak sesat. Pendeta seperti ini hanya menginginkan jemaat itu untuk dirinya sendiri dan bukan untuk Tuhan. Ia akan menganggap gereja lain / pendeta lain bukan sebagai rekan yang sama-sama memuliakan Tuhan, tetapi sebagai saingan yang harus dihancurkan. Pendeta seperti ini membuka gereja seolah-olah ia membuka warung. Kalau ada warung lain di sebelahnya, ia tidak senang karena disaingi.

Lucunya, pendeta-pendeta seperti ini tidak peduli kalau ada tempat ibadah agama lain / sekte yang dibangun. Bahkan mereka tak peduli kalau ada rumah perjudian / kasino, atau bahkan pelacuran yang dibangun! Tetapi mereka marah / jengkel sekali kalau ada gereja lain yang dibangun, apalagi letaknya dekat dengan gerejanya sendiri!

Jangankan dengan gereja lain, di dalam gerejanya sendiri ada banyak pendeta bersikap seperti itu. Kalau mengangkat pendeta baru / mencari pendeta untuk berkhotbah di gerejanya, ia akan mencari pendeta lain yang tingkatannya di bawahnya dia. Ia tidak mau mencari pendeta yang lebih hebat dari dia dalam berkhotbah / mengajar, karena ia takut nanti jemaat akan lebih menyenangi Pendeta baru itu.

b)   Mata duitan.

Jangan lupa bahwa nabi asli juga adalah manusia berdosa. Jadi bisa saja nabi asli juga mata duitan. Tetapi bagaimanapun, nabi asli tetap punya tujuan untuk memuliakan Tuhan. Tetapi kalau nabi palsu, ia betul-betul hanya peduli uang, dan tak peduli kemuliaan Tuhan sama sekali.

Yer 8:10 - “Sebab itu Aku akan memberikan isteri-isteri mereka kepada orang lain, ladang-ladang mereka kepada penjajah. Sesungguhnya, dari yang kecil sampai yang besar, semuanya mengejar untung; baik nabi maupun imam, semuanya melakukan tipu.

Tit 1:11 - “Orang-orang semacam itu harus ditutup mulutnya, karena mereka mengacau banyak keluarga dengan mengajarkan yang tidak-tidak untuk mendapat untung yang memalukan.

2Pet 2:3 - “Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda”.

Ro 16:17-18 - “(17) Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka! (18) Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuhan kita, tetapi melayani perut mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu orang-orang yang tulus hatinya”.

Mikha 3:11 - “Para kepalanya memutuskan hukum karena suap, dan para imamnya memberi pengajaran karena bayaran, para nabinya menenung karena uang, padahal mereka bersandar kepada TUHAN dengan berkata: ‘Bukankah TUHAN ada di tengah-tengah kita! Tidak akan datang malapetaka menimpa kita!’”.

Yeh 34:2-4 - “(2) ‘Hai anak manusia, bernubuatlah melawan gembala-gembala Israel, bernubuatlah dan katakanlah kepada mereka, kepada gembala-gembala itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Celakalah gembala-gembala Israel, yang menggembalakan dirinya sendiri! Bukankah domba-domba yang seharusnya digembalakan oleh gembala-gembala itu? (3) Kamu menikmati susunya, dari bulunya kamu buat pakaian, yang gemuk kamu sembelih, tetapi domba-domba itu sendiri tidak kamu gembalakan. (4) Yang lemah tidak kamu kuatkan, yang sakit tidak kamu obati, yang luka tidak kamu balut, yang tersesat tidak kamu bawa pulang, yang hilang tidak kamu cari, melainkan kamu injak-injak mereka dengan kekerasan dan kekejaman”.

Contohnya banyak terdapat dalam diri pendeta-pendeta yang memang menggunakan gereja menjadi bisnis! Ada pendeta-pendeta yang mematok tarif pada waktu mereka diundang, minta sekian juta dan sebagainya, masih ditambahi minta tidur di hotel bintang lima, minta dijemput dengan Mercy, dan sebagainya.

Contoh lain: pendeta yang mau berjerih payah memberikan counseling kepada jemaat yang kaya, tetapi tidak kepada jemaat yang miskin!

Sikap mata duitan ini biasanya menyebabkan ia punya ciri yang satu ini: Ia baik / ramah kepada orang yang menguntungkannya secara materi, tetapi tidak kepada orang-orang yang tidak menguntungkannya.

Mikha 3:5 - “Beginilah firman TUHAN terhadap para nabi, yang menyesatkan bangsaku, yang apabila mereka mendapat sesuatu untuk dikunyah, maka mereka menyerukan damai, tetapi terhadap orang yang tidak memberi sesuatu ke dalam mulut mereka, maka mereka menyatakan perang.

Test tentang kehidupan ini sukar dilakukan karena:
·         Kita sukar tahu tentang kehidupan nabi itu.
·         Nabi palsu bisa pura-pura saleh.
·         Semua nabi asli juga adalah manusia berdosa (bdk. Daud berzinah, membunuh, dan sebagainya). Memang sebetulnya, sekalipun nabi palsu maupun asli itu adalah manusia berdosa, tetapi ada bedanya. Nabi asli punya kesungguhan untuk taat, dan punya kebencian terhadap dosa, dan akan sedih kalau jatuh ke dalam dosa. Tetapi inipun adalah sesuatu yang sukar terlihat.

Test ini hanya bisa kita pakai kalau kita dekat dengan nabi itu sehingga tahu betul-betul tentang hidupnya.



 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berikan komentar anda dan jangan lupa mencantumkan nama dan kota.propinsi tempat anda berdomisili. Misalnya : Yutmen (Jogja)

Share it